Budaya nongki sampai lembur sudah jadi bagian dari gaya hidup Gen Z dan milenialāentah itu ngobrol santai, acara kantor, atau sekadar melepas stres. Sayangnya, konsumsi alkohol (meski tidak berlebihan) sering meninggalkan efek keesokan harinya: hangover.
Gejala hangover bisa berupa:
-
sakit kepala
-
mual
-
lemas
-
dehidrasi
-
sulit fokus
-
perut tidak nyaman
Tak heran jika banyak anak muda mulai mencari alternatif alami, termasuk herbal, untuk membantu pemulihan tubuh setelah begadang atau minum alkohol.
Tapi pertanyaannya:
Apakah herbal benar-benar membantu mengatasi hangover?
Atau hanya mitos yang diwariskan turun-temurun?
Apa Itu Hangover Secara Medis?
Secara medis, hangover bukan sekadar ākurang tidurā. Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor:
-
Dehidrasi akibat efek diuretik alkohol
-
Iritasi lambung
-
Penurunan gula darah
-
Peradangan ringan
-
Metabolisme alkohol di hati (acetaldehyde)
Tubuh membutuhkan waktu untuk menetralkan alkohol dan produk sampingannya. Di sinilah peran gaya hidup sehat dan nutrisiātermasuk herbalāmulai dipertimbangkan.
Apakah Herbal Bisa Mengatasi Hangover?
Secara medis, hangover bukan sekadar ākurang tidurā. Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor:
-
Dehidrasi akibat efek diuretik alkohol
-
Iritasi lambung
-
Penurunan gula darah
-
Peradangan ringan
-
Metabolisme alkohol di hati (acetaldehyde)
Tubuh membutuhkan waktu untuk menetralkan alkohol dan produk sampingannya. Di sinilah peran gaya hidup sehat dan nutrisiātermasuk herbalāmulai dipertimbangkan.
Apakah Herbal Bisa Mengatasi Hangover?
Penting untuk diluruskan sejak awal:
- Herbal tidak bisa āmenetralisir alkohol secara instanā
- Herbal bukan pengganti hidrasi dan istirahat
Namun, beberapa herbal berpotensi membantu proses pemulihan, seperti:
-
mendukung fungsi hati
-
mengurangi mual
-
membantu hidrasi
-
meredakan peradangan ringan
Dengan kata lain, herbal lebih tepat disebut pendukung pemulihan, bukan solusi ajaib.
Herbal yang Sering Dikaitkan dengan Pemulihan Hangover
1. Jahe (Zingiber officinale)
Jahe dikenal luas sebagai herbal untuk masalah pencernaan.
Potensi manfaat:
-
membantu mengurangi mual dan muntah
-
mendukung kenyamanan lambung
-
bersifat anti-inflamasi ringan
Jahe sering digunakan dalam bentuk:
-
teh jahe hangat
-
infused water jahe
-
campuran minuman herbal ringan
2. Kunyit (Curcuma longa)
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa yang banyak diteliti karena sifat antioksidannya.
Dalam konteks hangover:
-
berpotensi membantu meredakan peradangan ringan
-
mendukung fungsi hati secara umum
-
membantu tubuh menghadapi stres oksidatif
Namun, efek kunyit bersifat jangka menengah, bukan instan.
3. Temulawak & Herbal Pendukung Hati
Dalam tradisi Asia, temulawak sering dikaitkan dengan kesehatan pencernaan dan hati.
Beberapa herbal pendukung fungsi hati dikenal membantu:
-
metabolisme zat asing
-
proses detoksifikasi alami tubuh
Perlu diingat: istilah ādetoxā di sini bukan berarti membersihkan racun secara instan, melainkan mendukung kerja organ yang memang bertugas melakukan detoksifikasi.
4. Peppermint
Peppermint sering digunakan untuk:
-
mengurangi rasa mual
-
meredakan perut kembung
-
memberikan sensasi segar
Dalam bentuk teh herbal, peppermint dapat membantu kenyamanan pencernaan setelah malam panjang.
5. Air Kelapa & Infused Water Herbal
Meski bukan herbal murni, air kelapa sering dikombinasikan dengan herbal ringan.
Manfaat utamanya:
-
membantu rehidrasi
-
mengganti elektrolit
-
mendukung pemulihan energi
Hidrasi tetap menjadi faktor paling penting dalam mengatasi hangover.
Herbal vs āObat Hangover Instanā
Banyak produk komersial mengklaim bisa āmenghilangkan hangoverā. Namun, ahli kesehatan menekankan bahwa:
-
Tubuh tetap butuh waktu untuk memetabolisme alkohol
-
Tidak ada suplemen yang bisa bekerja secepat itu
-
Pendekatan alami cenderung lebih aman jika dilakukan dengan bijak
Herbal lebih cocok untuk:
- membantu tubuh pulih
- mengurangi rasa tidak nyaman
- mendukung keseimbangan tubuh
Cara Bijak Menggunakan Herbal Setelah Nongki
Agar tetap aman dan realistis:
-
Prioritaskan minum air putih
-
Konsumsi makanan ringan bergizi
-
Gunakan herbal dalam bentuk sederhana (teh, air rebusan ringan)
-
Hindari mencampur banyak herbal sekaligus
-
Jangan mengonsumsi herbal bersamaan dengan obat tanpa konsultasi
Penting: Jangan Jadikan Herbal Alasan Minum Berlebihan
Ini poin edukasi yang penting untuk Gen Z
Herbal bukan tameng untuk konsumsi alkohol berlebihan.
Pendekatan terbaik tetap:
-
konsumsi alkohol secara bertanggung jawab
-
dengarkan sinyal tubuh
-
utamakan kesehatan jangka panjang
Kesimpulan
Herbal anti hangover bukan solusi instan, tapi bisa menjadi pendukung pemulihan alami setelah nongki lembur. Herbal seperti jahe, kunyit, temulawak, dan peppermint berpotensi membantu mengurangi rasa tidak nyaman, terutama jika dikombinasikan dengan hidrasi dan istirahat yang cukup.
Bagi Gen Z, pendekatan ini lebih masuk akal dibanding klaim ādetox cepatā yang belum tentu aman.
Disclaimer Kesehatan
Artikel ini disajikan untuk tujuan edukasi kesehatan dan pengetahuan umum. Informasi di dalamnya tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat medis profesional. Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu atau mengonsumsi obat, konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan herbal.
Referensi
World Health Organization (WHO). Alcohol and health.
National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA). Hangover symptoms and causes.
National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH). Ginger, Turmeric, Peppermint fact sheets.
Harvard Health Publishing. Alcohol, dehydration, and recovery.
Journal of Ethnopharmacology ā herbal support for digestion and liver health.