Banyak anak muda mulai mengganti pre-workout sintetis
dengan versi yang lebih “natural”.
Minuman herbal pre-workout dianggap:
- Lebih
aman
- Tidak
bikin deg-degan ekstrem
- Lebih
ramah jantung
Tapi pertanyaannya:
Apakah herbal pre-workout benar-benar aman untuk jantung, atau justru bisa
memicu masalah tersembunyi?
Jawabannya tidak hitam-putih—tergantung jenis herbal,
dosis, dan kondisi tubuh.
Apa Itu Minuman Herbal Pre-Workout?
Minuman herbal pre-workout adalah:
- Minuman
berbahan tanaman/herbal
- Dikonsumsi
sebelum olahraga
- Bertujuan
meningkatkan energi, fokus, atau stamina
Biasanya diklaim sebagai alternatif:
- Kopi
- Kafein
sintetis
- Pre-workout
berbahan stimulan kuat
Namun, “herbal” bukan berarti bebas efek samping.
Herbal yang Sering Digunakan sebagai Pre-Workout
1. Ginseng (Panax ginseng)
Ginseng dikenal membantu:
- Daya
tahan fisik
- Fokus
mental
- Persepsi
lelah
Beberapa studi menunjukkan ginseng tidak bersifat
stimulan kuat, sehingga relatif lebih stabil untuk jantung dibanding kafein
tinggi.
Namun:
- Dosis
tinggi dapat memengaruhi tekanan darah
- Tidak
dianjurkan untuk penderita aritmia tanpa konsultasi dokter
2. Jahe
Jahe sering dipakai karena:
- Meningkatkan
sirkulasi darah
- Membantu
pemanasan tubuh
- Mengurangi
nyeri otot ringan
Dalam dosis wajar, jahe tidak terbukti membahayakan
jantung pada orang sehat.
Tapi konsumsi berlebihan bisa:
- Menurunkan
tekanan darah terlalu drastis
- Berinteraksi
dengan obat pengencer darah
3. Matcha & Teh Hijau Herbal Blend
Matcha mengandung:
- Kafein
alami dosis moderat
- L-theanine
yang menenangkan sistem saraf
Kombinasi ini membuat efek energinya:
- Lebih
stabil
- Tidak
“nendang” seperti kopi
Namun tetap:
- Mengandung
kafein
- Bisa
memicu palpitasi pada individu sensitif
4. Beetroot (Bit)
Bit sering masuk kategori “herbal pre-workout alami” karena:
- Mengandung
nitrat alami
- Membantu
efisiensi aliran darah
Penelitian menunjukkan beetroot juice dapat:
- Meningkatkan
performa aerobik
- Menurunkan
tekanan darah ringan
Untuk jantung sehat, ini justru cenderung positif,
selama tidak berlebihan.
Lalu, Di Mana Risiko untuk Jantung?
Risiko bukan berasal dari “herbalnya saja”, tapi dari cara
konsumsi.
1. Overdosis Herbal Energi
Beberapa produk herbal pre-workout:
- Menggabungkan
banyak herbal stimulan
- Tidak
mencantumkan dosis jelas
Akibatnya:
- Detak
jantung meningkat
- Tekanan
darah naik atau turun drastis
- Pusing,
mual, atau palpitasi
2. Kombinasi dengan Kafein Tambahan
Banyak orang:
- Minum
herbal
- Lalu
tetap minum kopi atau minuman energi
Ini bisa menyebabkan:
- Beban
berlebih pada sistem kardiovaskular
- Efek
stimulan ganda tanpa disadari
3. Kondisi Jantung yang Tidak Disadari
Masalahnya, banyak anak muda tidak tahu kondisi
jantungnya.
Herbal tertentu bisa memperburuk:
- Aritmia
ringan
- Hipertensi
tersembunyi
- Gangguan
irama jantung akibat stres
Apa Kata Ahli Kesehatan?
Beberapa poin penting dari literatur medis:
- Herbal
tidak otomatis lebih aman dari stimulan sintetis
- Efek
pada jantung tergantung dosis, durasi, dan kondisi individu
- Produk
tanpa standar dosis lebih berisiko
Lembaga kesehatan menekankan:
Pendekatan “natural” tetap perlu kehati-hatian, terutama
untuk aktivitas fisik intens.
Kapan Minuman Herbal Pre-Workout Cenderung Aman?
Relatif aman jika:
- Bahannya
tunggal atau sederhana
- Dosis
wajar
- Tidak
dicampur stimulan lain
- Dikonsumsi
oleh individu tanpa riwayat penyakit jantung
Dan tetap:
- Perhatikan
respons tubuh
- Hentikan
jika muncul gejala tidak nyaman
Kesimpulan
Minuman herbal pre-workout tidak otomatis aman atau
berbahaya.
Fakta penting yang perlu diingat:
- Herbal
bisa membantu performa ringan–sedang
- Risiko
muncul saat dosis tidak terkontrol
- Jantung
tetap organ vital yang sensitif terhadap stimulan
Untuk Gen Z yang aktif olahraga:
- Herbal
bisa jadi opsi lebih smooth
- Tapi
bukan pengganti pemahaman tubuh sendiri
Kunci utamanya bukan “herbal atau tidak”, tapi bijak
dalam konsumsi.
Catatan Edukasi Kesehatan
Artikel ini bertujuan sebagai edukasi kesehatan,
bukan pengganti nasihat medis.
Jika memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah, atau sedang konsumsi
obat tertentu, konsultasikan ke tenaga medis sebelum mencoba herbal
pre-workout.
Referensi Terpercaya
- World
Health Organization (WHO) – Safety of Herbal Medicines
- National
Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH, NIH)
- American
Heart Association – Caffeine and Heart Health
- Journal
of the International Society of Sports Nutrition
- Harvard
Health Publishing – Supplements and cardiovascular risk