Media sosial punya pengaruh besar terhadap tren minuman sehat. Salah satu kombinasi yang makin sering muncul di feed adalah pandan + chia seed â warnanya calming, tampilannya clean, dan kesannya âwellness bangetâ.
Tapi pertanyaannya:
apakah kombinasi ini benar-benar bermanfaat untuk kesehatan, atau cuma cantik buat konten?
Artikel ini membahas pandan dan chia seed dari sisi ilmiah, bukan sekadar tren visual.
Mengenal Bahan Utamanya
Pandan (Pandanus amaryllifolius)
Pandan adalah tanaman aromatik yang sudah lama digunakan di Asia Tenggara, terutama sebagai:
-
penambah aroma alami
-
pewarna hijau alami
-
bagian dari pengobatan tradisional ringan
Menurut publikasi fitokimia, daun pandan mengandung:
-
senyawa fenolik
-
flavonoid
-
komponen antioksidan ringan
Beberapa studi menunjukkan pandan memiliki aktivitas antioksidan dan efek relaksasi ringan, meskipun bukan tanaman obat utama.
Pandan lebih berperan sebagai supportive herbal, bukan terapi.
Chia Seed (Salvia hispanica)
Chia seed termasuk superfood yang paling banyak diteliti dalam ilmu gizi modern.
Menurut National Institutes of Health (NIH) dan jurnal Nutrients, chia seed kaya akan:
-
serat larut
-
omega-3 (ALA)
-
protein nabati
-
mineral (kalsium, magnesium)
Chia seed dikenal mendukung:
-
kesehatan pencernaan
-
rasa kenyang lebih lama
-
keseimbangan gula darah
-
kesehatan metabolik
Kenapa Kombinasi Pandan + Chia Seed Jadi Tren?
1. Visual yang âCalm & Cleanâ
Warna hijau pandan ? identik dengan alami & menenangkan
-
Tekstur chia seed ? estetik & âhealthy-codedâ
Ini sangat cocok dengan tren wellness visual Gen Z.
2. Sejalan dengan Tren Mindful Eating
Banyak anak muda mulai:
-
mengurangi gula
-
memilih minuman ringan
-
fokus ke pencernaan & energi stabil
Kombinasi pandan + chia seed memenuhi kebutuhan ini tanpa kafein dan tanpa stimulan kuat.
3. Lokal + Global
Pandan = herbal lokal Asia
-
Chia seed = superfood global
Kombinasi ini relevan dengan tren local wisdom meets modern wellness.
Manfaat Potensial Berdasarkan Ilmu Kesehatan
Mendukung Kesehatan Pencernaan
Chia seed mengandung serat larut yang membantu:
-
pergerakan usus
-
kesehatan mikrobiota
-
-
Pandan secara tradisional digunakan untuk membantu rasa tidak nyaman di perut
WHO menekankan bahwa asupan serat cukup adalah kunci kesehatan usus.
Membantu Hidrasi & Rasa Kenyang
Chia seed menyerap air dan membentuk gel alami, yang:
-
membantu hidrasi
-
memberi rasa kenyang lebih lama
-
cocok untuk yang ingin mengurangi minuman manis
Efek Relaksasi Ringan (Non-Medis)
Aroma pandan sering dikaitkan dengan efek menenangkan secara psikologis.
Beberapa studi aromatik menunjukkan aroma alami dapat membantu:
-
relaksasi ringan
-
mood yang lebih stabil
Ini bukan efek terapi klinis, tetapi dukungan sensorik.
Apakah Kombinasi Ini Aman?
Secara umum, aman untuk dikonsumsi harian jika:
-
chia seed direndam terlebih dahulu
-
tidak berlebihan (1â2 sdm per sajian)
-
tanpa tambahan gula berlebih
Perlu diperhatikan:
-
Chia seed kering tidak dianjurkan langsung ditelan
-
Orang dengan gangguan pencernaan sensitif sebaiknya mulai dari porsi kecil
Pandan + Chia Seed: Estetik vs Manfaat Nyata
Alih-alih memilih salah satu, kombinasi ini justru:
-
estetik untuk visual
-
punya nilai gizi nyata
-
cocok sebagai minuman ringan harian
-
bukan minuman âdetox instanâ
-
bukan pengganti pola makan sehat
Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi ahli gizi: fokus pada kebiasaan jangka panjang, bukan klaim instan.
Cara Konsumsi yang Lebih Sehat
Tips sederhana:
-
rebus pandan tanpa gula
-
rendam chia seed minimal 10â15 menit
-
tambahkan perasan lemon jika ingin rasa segar
-
konsumsi sebagai infused water, bukan pengganti makan
Kesimpulan
Kombinasi pandan + chia seed bukan sekadar tren Instagram.
Secara ilmiah:
-
chia seed punya bukti kuat dalam mendukung pencernaan & metabolisme
-
pandan berperan sebagai herbal aromatik dengan antioksidan ringan
Jika dikonsumsi dengan bijak, minuman ini bisa menjadi:
herbal ringan, estetik, dan relevan untuk gaya hidup sehat Gen Z
Disclaimer Kesehatan
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi kesehatan, bukan sebagai pengganti nasihat medis profesional. Respons tubuh terhadap herbal dapat berbeda pada setiap individu. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika memiliki kondisi medis tertentu atau sedang menjalani pengobatan.
Referensi
National Institutes of Health (NIH) â Chia Seed: Nutritional Profile and Health Effects.
Journal: Nutrients â Review on chia seed, fiber, and metabolic health.
World Health Organization (WHO) â Dietary Fiber and Gut Health.
Journal of Food Science & Nutrition â Phytochemical compounds in Pandanus amaryllifolius.
European Food Safety Authority (EFSA) â Safety of chia seed consumption.