Siapa sangka kalau jamu kunyit yang dulu sering kita hindari
karena baunya yang menyengat, sekarang justru jadi menu paling fancy di
cafe-cafe London, New York, hingga Seoul? Di tahun 2026, jamu sudah resmi
bertransformasi menjadi Superfood Jamu. Salah satu bintang utamanya
adalah Turmeric Latte, atau yang sering disebut sebagai Golden Milk.
Buat kamu yang ingin tetap sehat tapi tetap mau gaya,
Turmeric Latte adalah jawabannya. Ini adalah perpaduan antara kearifan lokal
kunyit Indonesia dengan gaya hidup modern yang serba latte. Nggak cuma
soal warna kuningnya yang aesthetic banget di kamera, tapi manfaatnya
sebagai anti-inflamasi dan peningkat imun benar-benar terbukti secara sains.
Yuk, kita cari tahu kenapa minuman ini jadi rebutan lidah global dan gimana
cara bikinnya supaya rasanya enak banget!
Mengapa Turmeric Latte Disebut "Golden Milk"?
Bukan cuma karena warnanya yang kuning keemasan, julukan
"Golden" ini juga merujuk pada nilai nutrisinya yang semahal emas.
Bahan utamanya adalah Kunyit (Curcuma longa). Di dalam kunyit, terdapat
senyawa aktif yang disebut Kurkumin.
Kurkumin adalah salah satu antioksidan terkuat di alam
semesta yang berfungsi untuk:
- Melawan
Peradangan: Membantu meredakan nyeri otot setelah workout atau
nyeri saat PMS.
- Skin
Glow dari Dalam: Kurkumin membantu membersihkan darah dan melawan
bakteri penyebab jerawat.
- Mood
Booster: Beberapa studi menunjukkan bahwa kurkumin bisa membantu
meningkatkan kadar dopamin dan serotonin dalam otak.
Rahasia "The Bioavailability": Kenapa Harus
Pakai Lada Hitam?
Ini adalah rahasia para ahli kesehatan yang sering
dilewatkan orang. Tubuh manusia sebenarnya sulit menyerap kurkumin secara
langsung. Tapi, kalau kamu menambahkan sedikit saja Lada Hitam, senyawa piperine
di dalamnya akan meningkatkan penyerapan kurkumin hingga 2.000%! Jadi,
Turmeric Latte yang benar harus selalu punya sejumput lada hitam agar
manfaatnya nggak terbuang sia-sia.
Resep Turmeric Latte Kekinian (Lidah Global Approved)
Biar rasanya nggak "jamu banget" dan lebih mirip creamy
latte yang enak di lidah Gen Z, ikuti resep ini:
Bahan-bahan:
- 250 ml
Susu nabati (Oat milk atau Almond milk sangat direkomendasikan untuk rasa
yang lebih nutty).
- 1
sendok teh Kunyit bubuk organik (atau 2 ruas kunyit segar yang diparut).
- 1/2
sendok teh Kayu manis bubuk (untuk aroma manis alami).
- Sejumput
kecil Lada hitam bubuk.
- 1 ruas
Jahe kecil (geprek untuk rasa hangat).
- 1
sendok makan Madu atau sirup Maple (sebagai pemanis).
Langkah Membuat:
- Pemanasan:
Masukkan susu ke dalam panci kecil dengan api sedang. Jangan sampai
mendidih banget, cukup sampai hangat.
- Pencampuran:
Masukkan kunyit, kayu manis, jahe, dan lada hitam. Aduk rata menggunakan whisker
agar tidak ada gumpalan kunyit.
- The
Froth: Jika kamu punya milk frother, kocok susu sampai berbusa
lembut agar teksturnya persis seperti latte di cafe.
- Sentuhan
Akhir: Tuangkan ke gelas cantik, tambahkan madu sesuai selera, dan
taburkan sedikit bubuk kayu manis di atasnya sebagai garnish.
Cara Menikmati Golden Milk Secara Maksimal
Waktu terbaik untuk minum Golden Milk adalah di malam hari
sebelum tidur. Kandungan susu hangat dan rempah-rempah yang menenangkan bisa
membantu sistem saraf kamu lebih rileks, sehingga kualitas tidur (deep sleep)
jadi lebih maksimal. Besok paginya, kamu bakal bangun dengan kondisi tubuh yang
lebih segar dan nggak pegal-pegal.
Catatan Penting & Disclaimer Kesehatan
Meskipun Turmeric Latte adalah minuman superfood yang luar
biasa, tetap ada beberapa catatan yang perlu kamu perhatikan:
- Edukasi
Saja: Konten ini bersifat informatif mengenai gaya hidup sehat dan
bukan pengganti saran medis profesional atau obat-obatan resep dokter.
- Interaksi
Obat: Kunyit memiliki sifat alami pengencer darah. Jika kamu sedang
mengonsumsi obat pengencer darah atau akan menjalani operasi dalam waktu
dekat, harap konsultasikan dengan dokter sebelum menjadikannya konsumsi
harian.
- Kondisi
Lambung: Bagi penderita batu empedu atau gangguan lambung yang sangat
parah, konsumsi kunyit dalam dosis tinggi harus dilakukan dengan
hati-hati.
- Saran
Medis: Jika kamu sedang hamil, menyusui, atau memiliki kondisi medis
kronis, selalu bicarakan dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai
rutinitas suplemen herbal baru. Tubuh setiap orang unik, jadi dengarkan
sinyal dari tubuhmu sendiri.
Kesimpulan: Jamu Is The New Cool
Turmeric Latte adalah bukti kalau warisan nenek moyang kita
nggak pernah ketinggalan zaman. Dengan sedikit sentuhan modern, kita bisa
mendapatkan manfaat luar biasa dari kunyit dengan cara yang jauh lebih
menyenangkan dan trendy. Jadi, masih mau bilang jamu itu kuno? Yuk,
mulai seduh "Emas Cair" kamu hari ini!
Referensi
- WHO
(2025). The Role of Traditional Spices in Global Functional Food
Trends.
- Journal
of Nutrients (2024). Bioavailability of Curcumin: The Synergistic
Effect of Piperine in Golden Milk Formulations.
- National
Center for Biotechnology Information (2026). Anti-inflammatory and
Antioxidant Properties of Curcuma longa: A Clinical Update.
- Ayurveda
Today (2025). Modern Adaptations of Traditional Haldi Doodh for
International Palates.